Loading...

About Us

METAMORFOSA JABABEKA MENJADI KAWASAN HUNIAN NAN NYAMAN DAN BERKELAS

Kota Jababeka, 26 tahun lalu adalah sebuah kawasan industri yang sangat dikenal di Jakarta. Imaji tentang kawasan industri, tentu tidak jauh dari hiruk pikuk kendaraan berukuran besar dan kondisi kawasan yang tak ramah untuk didiami. Namun, fakta itu ini telah berbalik dan jika Anda datang ke Kota Jababeka hari ini, akan Anda temukan sebuah kawasan yang nyaman dan tak kalah dengan kota-kota baru di seantero Jabodetabek.

Kota Jababeka memang mulai dikembangkan sebagai sebuah kawasan industri, pada masa itu. Jika ada residensial, maka ketika itu hanya sebatas untuk mengakomodasikan para karyawan industri yang ada di Jababeka. Itulah sebabnya, hingga tahun 2000-an awal pun Jababeka masih kental dengan citra sebagai kawasan industri yang dikelilingi hunian bagi kalangan menengah ke bawah, yakni karyawan pabrik.

Namun kini, Kota Jababeka yang terhampar di atas lahan seluas 5.600 hektar itu, mulai berevolusi menjadi sebuah kawasan hunian dan komersial baru yang langsung terakses melalui exit tol Cibatu di kilometer 34,7. Positioning baru Jababeka ini ditandai dengan diperkenalkannya brand baru yakni Jababeka Residence. Ini adalah bagian dari Kota Jababeka yang dikembangkan di atas lahan sekitar 500 hektar dengan produk residensial dan komersial. yang menyasar kalangan menengah dan menengah ke atas. Sebuah keputusan yang tepat telah dilakukan oleh pengembang lantaran, kemunculan Jababeka Residence bertepatan dengan mulai mature-nya kawasan Jababeka sebagai sebuah kota yang mandiri sesungguhnya, dan bukan kota satelitnya Jakarta.

Sesungguhnya sejak 26 tahun lalu, Jababeka sudah menjadi kota mandiri yang sesungguhnya karena semua fasilitas sudah lengkap. Dengan konsep residensial dan komersial yang kita kembangkan ini didukung juga oleh bertambahnya sejumlah fasilitas seperti Plaza Indonesia, kawasan komersial, fasilitas olahraga dan kawasan lifestyle center untuk hang out.

Kawasan terintegrasi di Jababeka Residence

Menteri Perindustrian Saleh Husin telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan kawasan terpadu Mayfair Estate & Parklands yang akan memadukan kawasan industri dengan permukiman, perkantoran, komersial, pendidikan, dan rekreasi secara terintegrasi. Kawasan dibangun oleh PT Plaza Indonesia Jababeka, perusahaan patungan antara PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan PT Grahabuana Cikarang (anak perusahaan PT Jababeka Tbk). Kawasan ini dibangung di atas lahan 12 hektare di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

Pembangunan Mayfair Estate & Parklands dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, pembangunan ditargetkan selesai pada 2018 dengan nilai investasi Rp 2 triliun, dimulai dengan pembangunan hotel berbintang lima bertaraf internasional dan serviced apartment, pusat perbelanjaan yakni Mayfair Plaza Indonesia,
kondominium, dan convention center. Fasilitas lain yang tersedia di Kota Jababeka adalah stadion olahraga berkapasitas 70.000 orang (nomor dua terbesar setelah Gelora Bung Karno yang diengkapi dengan gelanggang olahraga lainnya. Ada juga, lapangan golf, country club, lapangan tenis dan arena outbound.
Jababeka Residence juga akan membangun sebuah fasilitas komersial lain yakni Hollywood Junction yakni sebuah pusat kuliner yang kental dengan konsep lifestyle, semi terbuka dengan amphitheater dilengkapi dengan sociality store, salon dan supermarket sehingga kawasan ini akan menjadi sebuah tempat nongkrong pertama di Cikarang.

Perkembangan kawasan Kota Jababeka nan cepat ini tak lepas dari semakin terbukanya akses dari dan menuju lokasi. Selain dua pintu tol yakni Cikarang Barat dan Cibatu, Jababeka sangat dekat dengan dua stasiun kereta api yang nantinya akan dimasuki Commuter Line yakni Lemahabang dan Cikarang. Stasiun Cikarang nantinya akan menjadi hub station untuk kereta-kereta dari Jawa dan Bandung.