Loading...

About Us

Jababeka Residence,Transformasi
Sempurna Kawasan Industri Jababeka

Cikarang, 21 Februari 2017 – Kawasan kota mandiri Jababeka seluas 5.600 hektar, yang dikembangkan PT Jababeka Tbk yang berlokasi di Cikarang, terus berkembang menjadi sebuah kawasan residensial dan komersial terlengkap yang menyasar kelas atas. Wujud komitmen tersebut dibuktikan dengan berbagai pengembangan yang telah dilakukan sejak 1989, mulai
dari pembangunan apartemen, pusat bisnis dan komersial, lapangan golf, convention centre, sarana olahraga, universitas serta rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan penghuninya, yang secara keseluruhan akan terkoneksi dengan fasilitas transportasi seperti Commuter Line, feeder bus, dan 3 akses tol untuk mendukung mobilitas menuju Kota Jababeka.
“Melihat potensi berbagai pengembangan yang telah dilakukan, Jababeka Residence saat ini merupakan kawasan pengembangan kelas menengah atas dan dalam waktu dekat akan segera bertransformasi ke kelas atas,” ujar Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang, Sutedja Sidarta Darmono, saat menggelar acara media gathering bersama sejumlah wartawan media nasional di Jababeka Golf and Country Club, Jababeka Residence, Cikarang, Selasa (21/02).

Menurut Sutedja, dinamisnya perkembangan di kawasan Jababeka Residence tak lepas dari semakin terbukanya akses dari dan menuju ke kawasan tersebut. Saat ini Cikarang hanya terpaut 35 km dari Jakarta atau dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Cikarang juga memiliki keunggulan karena dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok. Selain diakses melalui dua pintu tol yakni KM 31 Cikarang Barat dan KM 34,7 Cibatu, Kota Jababeka juga sangat dekat dengan dua stasiun kereta api yang nantinya akan dilintasi Commuter Line yakni stasiun Lemahabang dan stasiun Cikarang. Bahkan, stasiun Cikarang nantinya akan menjadi hub station untuk kereta-kereta dari Jawa dan Bandung, termasuk rencana pembukaan pintu tol KM 29 yang direncanakan akan dilakukan di tahun 2017 menuju Kota Jababeka. “Kita sangat diuntungkan karena pemerintah saat ini memfokuskan pengembangan infrastruktur di timur Jakarta, termasuk area Jababeka, seperti rencana pembangunan dua stasiun Commuter Line Jabodetabek di Cikarang Utara, dekat Kota Jababeka, termasuk jalur MRT (mass rapid transit), LRT (light rail transit), dan kereta cepat  (high speed train), Cikarang,” kata Sutedja. Karena itu, dirinya berharap, pengembangan demi pengembangan yang telah dan akan dilakukan Jababeka Residence sebagai kawasan kota mandiri nantinya mampu mentransformasikan citra dari Kota Jababeka yang selama ini telah melekat sebagai kawasan industri modern yang terlengkap dan terbesar menjadi kawasan terpadu yang potensial sekaligus eksklusif. Dengan demikian, Kota Jababeka dapat menjadi suatu kawasan hunian ideal yang lengkap, dimana orang dapat tinggal, beribadah, bekerja, berbelanja, bermain bahkan belajar di sini.

“Pengembangan dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan progress yang sangat baik bagi Kota Jababeka. Hal ini terlihat dari pembangunan fasilitas komersial yang lengkap dan variasi produk properti yang banyak untuk hunian maupun investasi di Kota Jababeka. Hal ini tentunya sesuai rencana jangka panjang dari perseroan untuk menjadikan Kota Jababeka Cikarang sebagai kawasan kota mandiri terpadu berwawasan lingkungan dan eksklusif,” ujar Sutedja optimis.

Tentang Jababeka Residence
Jababeka Residence terus berkembang dengan pesat. Selain dari jumlah populasinya yang kini sudah mencapai 1 juta jiwa, juga menjadi tempat berbisnis bagi lebih dari 1.650 perusahaan multinasional dari 30 negara dengan jumlah pekerja lebih dari 700 ribu orang. Berbagai produk properti dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan di Kota Jababeka, antara lain, apartemen, rumah, ruko, pusat bisnis dan komersial, lapangan golf course, convention centre, sarana olahraga, universitas bertaraf internasional, fasilitas kesehatan serta berbagai fasilitas infrastruktur yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan para penghuninya, meliputi power plant (Bekasi Power), water treatment plant (WTP), waste water treatment plant (WWTP) dan fasilitas logistik (Cikarang Dry Port).

Terkait fasilitas kesehatan, misalnya. Mengusung konsep Medical City, saat ini sudah beroperasi tiga Rumah Sakit bertaraf nasional yaitu RS Permata Keluarga, RS Harapan Keluarga, dan RS Mitra Keluarga. Sementara, untuk fasilitas pendidikan telah berdiri 16 lembaga pendidikan berstandar nasional maupun internasional, diantaranya; fasilitas pendidikan yang dikembangkan oleh Jababeka yaitu President University yang tercatat memiliki 7.000 mahasiswa aktif, Al-Azhar, BPK Penabur, Santo Leo dan sekolah lainnya.

Untuk fasilitas komersial, hingga saat ini telah berdiri sembilan hotel di Kota Jababeka seperti Holiday Inn, Horison, Fave Hotel, Batiqa, dan beberapa hotel lainnya, termasuk yang dikembangkan perseroan seperti President Executive Club (PEC). Berbagai kantor cabang Bank nasional seperti Mandiri, BNI, BCA, Permata serta Kantor Pelayanan Pajak Pratama yang ada di Kota Jababeka. Tak hanya itu, seluruh area Kota Jababeka juga dilengkapi 28 supermarket, mulai dari Farmers Market, dan Giant. Berbagai fasilitas kuliner dan restoran di Hollywood Junction dengan tenant-tenant ternama seperti J.Co, Bread Talk, Sapo Oriental, Sate Khas Senayan, A&W, D’Cost, Bari Uma Ramen dan Solaria. Sedangkan untuk restoran cepat saji meliputi McDonald’s, Domino’s Pizza, dan ratusan restoran lokal lainnya yang tersebar pada 25 ribu unit ruko komersial yang telah terbangun.Kawasan Jababeka Residence juga dilengkapi oleh berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi meliputi Jababeka Golf & Country Club, D’ Warriors Outbond, Stadion Wibawa Mukti Jababeka serta venue acara skala besar, Jababeka Convention Center.

Salah satu kawasan yang sedang dikebut pengembangannya saat ini adalah superblok Movieland. Kawasan mixed-use development termewah di Kota Jababeka ini merangkum area business, commercials, dan residentials. Selain berhadapan dengan Plaza Indonesia dan 18-hole golf course, superblok ini nantinya akan dilengkapi dengan supermarket, hotel berbintang, sekolah dan universitas, perkantoran dan area kuliner. Apartemen Elvis Tower adalah hunian vertikal yang dikembangkan di area Movieland. Lokasinya bersebelahan dengan Jababeka Office Tower, Culinary Center, Plaza Indonesia Jababeka, President University, dan juga Jababeka Convention hall. Hunian yang merangkum 384 unit kamar tersebut dibangun dengan tipe studio seluas 24 m2. Saat diluncurkan beberapa waktu lalu, apartemen yang diadopsi dari nama artis terkenal Elvis Presley ini ditawarkan mulai dari Rp 280 juta. Sementara, saat ini harga mencapai Rp 400 jutaan atau mengalami kenaikan lebih dari 40%. Menyusul kesuksesan Elvis Tower, pada akhir 2016 lalu PT Grahabuana Cikarang kembali melansir Monroe Tower, yang juga yang terinspirasi dari ikon dunia hiburan dan fashion dunia, Marilyn Monroe. Apartemen setinggi 14 lantai ini terdiri dari 2 type, yaitu studio (322 unit) dan 2 bedroom (56 unit). Ditawarkan mulai dari Rp 300 jutaan, Monroe Tower merangkum 378 unit kamar. Sama seperti pendahulunya, Monroe Tower juga sangat diminati pasar. Karena itu, dalam waktu dekat pihak Grahabuana Cikarang akan kembali meluncurkan apartemen Monroe Tower tahap 2. Sekadar menyebut, Beverly Hills Platinum, misalnya. Hunian modern yang dibangun untuk mengakomodasi kebutuhan tempat tinggal penghuni di kawasan Jababeka Cikarang dan sekitarnya ini merangkum sebanyak 72 unit yang terdiri atas homestay 3 lantai dengan luas bangunan 180 m2 dan luas tanah 85 m2. Masing-masing bangunan dirancang dengan desain compact dan efisien dengan memiliki 9 kamar. Sementara, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 1,8 miliar. Dibandingkan dua klaster sebelumnya, Beverly Hills Platinum hadir lebih eksklusif dengan adanya clubhouse dengan fasilitas olah raga seperti pusat kebugaran (fitness room), dinding panjat tebing, ruang belajar, ruang umum, ruang ibadah, dan minimarket. Selain itu, klaster ini dirancang dengan sistem gerbang tunggal dan keamanan 24 jam yang dilengkapi dengan CCTV. Selama lima tahun pertama, Beverly Hills Platinum akan dioperasikan sebagai asrama mahasiswa President University. Hal ini dikarenakan universitas tersebut mewajibkan para mahasiswanya untuk tinggal di asrama pada tiga semester pertama. Dengan demikian, Jababeka Residence mampu memberikan imbal hasil investasi yang sangat prospektif kepada pembeli unit Beverly Hills Platinum.

Untuk tahun ini Jababeka Residence juga akan kembali melengkapi sebuah area komersial sekaligus tempat hangout terlengkap pertama di Cikarang, yaitu Hollywood Junction. Memiliki total luas area sebesar 8000 m2 dan bangunan 3500 m2, lifestyle center seluas dua hektar ini dirancang dengan konsep semi terbuka (alfresco dining) yang merangkum hingga 20 tenants, lengkap dengan amphitheater, sociality store, salon dan supermarket. Jababeka Residence juga akan semakin prospektif dengan hadirnya superblok Mayfair Estate & Parklands yang pembangunannya ditargetkan selesai pada 2019 mendatang. Megaproyek seluas 12 hektar ini merangkum pusat belanja, dua hotel berklasifikasi bintang lima, kapel pernikahan, ruang konvensi, service apartment, 9 menara apartemen strata, dan gedung perkantoran. Mayfair Estate & Parklands sendiri merupakan hasil kolaborasi antara PT Plaza Indonesia Realty Tbk. dan PT Grahabuana Cikarang. Saat ini tahap pemancangan sudah selesai dan berlanjut ke tahap pembangunan struktur bangunan. Melihat gencarnya pengembangan residensial dan komersial yang dilakukan PT. Grahabuana Cikarang tentunya menjadi kesempatan emas bagi para investor maupun end useryang ingin berinvestasi properti di Jababeka Residence. Terlebih, Jababeka Residence menawarkan 3 keuntungan dalam setiap produk yang ditawarkan, yaitu capital gain sebesar 20% per tahun, rental yield hingga 12%, sertapembangunan berbagai fasilitas yang terus bertambah, sehingga menjadikan Jababeka Residence sebagai kota mandiri yang potensial untuk berinvestasi sekaligus nyaman untuk dihuni.**

Keterangan lebih lanjut:

Handoyo Lim
General Manager Corporate Marketing
PT Graha Buana Cikarang
Telp. 021-893 4370
HP. 0817 497 1100