Loading...

News

Tol Layang Cikampek dan Kereta Cepat

Kawasan Koridor Timur Jakarta Semakin Nyaman dan Sempurna

Koridor Timur Jakarta yang saat ini telah berkembang sangat gencar dengan segala pembangunan infrastruktur didalamnya. Hal ini dapat dilihat dari pembangunan yang tengah berlangsung dalam kawasan ini. Infrastruktur yang ada akan menjadi penopang utama kawasan koridor Timur Jakarta untuk dapat berkembang kedepannya.

Dari sepuluh pembangunan infrastruktur yang ada di kawasan koridor Timur Jakarta, terdapat elevated highway yang dalam waktu dekat akan resmi beroperasi. Tol layang Jakarta-Cikampek yang terbentang sepanjang 36,4 Kilometer ini disinyalir akan membantu memecah kepadatan lalu lintas sebesar 50 persen. “ Dengan jumlah kepadatan hingga 70.000 kendaraan per hari, nantinya akan berkurang setengahnya dengan adanya tol layang baru ini,” jelas Subakti Syukur selaku Direktur Operasi PT. Jasa Marga Tbk.

Ditargetkan tol layang terpanjang di Indonesia ini akan selesai pada akhir bulan September 2019 dan beroperasi secara fungsional pada bulan November 2019. Dengan jadwal yang telah ditetapkan ini diharapkan dapat membantu lalu lintas pada arus mudik natal 2019. PT. Jasa Marga mengklaim bahwa dengan elevated highway ini dapat memangkas waktu tempuh pengendara yang hendak menuju ke Bandung ataupun kawasan timur Jakarta.

Dengan total investasi mencapai 16,23 Triliun rupiah, Tol Layang Jakarta-Cikampek telah dirancang untuk dapat menahan guncangan gempa bermagnitudo tinggi selama ribuan tahun dengan expansion joint yang dipasang pada setiap sambungan pierhead. Tol Layang Jakarta – Cikampek ini nantinya akan melewati 10 kawasan di koridor Timur Jakarta, salah satunya melewati Kota Jababeka.

Dengan adanya Tol Layang Jakarta-Cikampek tentunya menambah nilai bagi kota Jababeka yang berada di Timur Jakarta. Kemudahan akses dan waktu tempuh yang semakin singkat akan berdampak langsung bagi warga Jababeka yang saat ini telah menyentuh angka 1,2 juta jiwa. Selain itu, tentunya hal ini memberikan pengaruh yang positif bagi pelaku bisnis dan industri di kota Jababeka.

Selama ini masyarakat kerap berkeluh kesah ketika harus menempuh koridor Timur Jakarta yang kerap kali mengalami kemacetan. Handoyo Lim selaku General Corporate Marketing Jababeka Residence berpendapat bahwa kedepannya kemacetan akan berakhir berangsur-angsur seiring dengan selesai pembangunan infrastruktur di Timur Jakarta.

Maka dapat diprediksi dalam beberapa tahun kedepan, kawasan Timur Jakarta, termasuk Kota Jababeka menjadi kawasan yang nyaman dan sempurna baik untuk destinasi hunian maupun investasi. Dengan adanya infrastruktur yang lengkap dan fasilitas kota yang terdepan memastikan kenyamanan hidup sehari-hari. Beragam fasilitas terdepan pun menjadi perhatian Jababeka dalam mengembangkan kawasannya. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, olahraga, ruang terbuka hijau, rekreasi keluarga, hingga pusat perbelanjaan seperti Living Plaza Jababeka yang akan hadir pada akhir bulan Oktober 2019.

“ Jababeka sebagai pengembang kota mandiri, sangat memperhatikan kenyamanan penghuninya dengan menyediakan beragam fasilitas serta dukungan infrastruktur yang lengkap di dalam kawasan,” ungkap Handoyo Lim. Dengan lengkapnya fasilitas dan infrastruktur di Kota Jababeka tidak hanya memberikan nilai lebih bagi penghuninya namun dapat mendongkrak nilai properti di kota Jababeka kedepannya.

Simak progress terbaru dari pembangunan elevated Highway Jakarta-Cikampek berikut ini :