IABC CONNECT 2021 – Investing In Indonesia: Australian Perspective

Ikuti Webinar IABC Connect 2021

Webinar IABC kali ini bekerja sama dengan Jababeka dan sejumlah industri besar lainnya dimana akan mengulas berbagai sudut pandang dalam berinvestasi di Indonesia.

Webinar ini akan berlangsung pada :

Tanggal : Selasa, 9 Maret 2021

Waktu : 10.30 – 12.00 WIB

Media : Live Zoom Webinar

FREE REGISTRASI : bit.ly/3aPI9r8

Jangan lewatkan kesempatan ini, dapatkan berbagai perspektif dan informasi terlengkap mengenai investasi di Indonesia melalui sejumlah narasumber berkompeten.

More info

Phone : 021-89833933

www.jababekaresidence.com

Webinar – The Future of Real Estate Shifting Into The New Norm With Proptech

Ikuti Webinar “The Future of Real Estate. Shifting into The New Norm with PropTech” yang akan menghadirkan sejumlah speaker berkompeten salah satunya Suteja S. Darmono – Director of PT.Jababeka Tbk.

Webinar ini akan berlangsung pada :

Tanggal : Kamis, 4 Maret 2021
Waktu : 10.00 – 12.30 WIB
Media : Live Zoom Webinar

FREE REGISTRATION RSVP CLICK HERE: http://bit.ly/Rumah_Webinar

Website : www.jababekaresidence.com
Follow Our Social Media : www.linktr.ee/JababekaResidence

JABABEKA SIAP KEMBANGKAN SMART TOWNSHIP DI KORIDOR TIMUR JAKARTA DI TAHUN KERBAU LOGAM 2021

24 Februari 2020, Jakarta – Pengembang kota mandiri Jababeka secara gamblang memproyeksikan pengembangan Smart Township di koridor Timur Jakarta, tepatnya di Kota mandiri Jababeka-Cikarang. Hal tersebut disampaikan melalui acara Jababeka Lunar New Year Outlook 2021 yang berlangsung di President Lounge Menara Batavia.

Acara ini dihadiri oleh President Director PT. Grahabuana Cikarang – Sutedja S. Darmono , Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub RI – Polana B. Pramesti, Ketua Umum AREBI – Lukas Bong, Managing Director Heroleads Indonesia – Rama Dhonanto serta CEO Indonesia Property Watch – Ali Tranghanda.

Acara Jababeka Outlook yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya, kembali menyerap perhatian pelaku bisnis, investor dan sejumlah stakeholder sektor properti lainnya, dimana acara yang juga digelar secara daring ini, telah diikuti oleh lebih dari 200 peserta. Selain memberikan gambaran mengenai perkembangan di dunia properti, melalui acara ini pun Jababeka memberikan proyeksi mengenai potensi dan prospek yang dapat ditangkap pada tahun kerbau logam ini.

“ Setelah sukses melewati tahun 2020 yang penuh warna dan tantangan, pada tahun 2021 ini, kami begitu optimis dalam mengembangkan kota mandiri Jababeka yang telah dipercaya selama ini sebagai destinasi hunian, bisnis dan investasi terbaik.” Ucap Suteja S. Darmono. Dirinya pun mengimbuhkan bahwa di tahun kerbau logam ini, Jababeka telah mempersiapkan sejumlah strategi dan siap merilis sejumlah proyek proyek baru.

Hingga awal tahun 2021, Kota Jababeka yang merupakan salah satu proyek flagship PT. Jababeka Tbk., kini telah dilengkapi oleh sejumlah kawasan industri modern, sederet kawasan komersial premium serta dilengkapi dengan cluster hunian berkualitas. Untuk cluster residential sendiri, Jababeka tengah memasarkan kawasan Sport City yang menjadi merupakan kawasan mega cluster terbaru dengan menghadirkan sejumlah proyek unggulan seperti Sevilla Town House, Monaco Town House, Ruko Sevilla, Ruko Monaco, cluster Rotterdam serta cluster Wimbledon yang menjadi project terbaru di awal tahun 2021.

Tak hanya itu, Jababeka pun telah mempersiapkan sejumlah pengembangan kawasan komersial premium baru seperti kavling komersial premium Itaewon Jababeka dengan lokasi strategis tepat di jalan utama kota Jababeka yang disinyalir akan menarik banyak perhatian pasar di tahun 2021 ini.

Selain berkonsentrasi di ranah residential dan komersial, Jababeka pun terus berinovasi di sektor industrial estate dimana saat ini Jababeka Industrial Estate menjadi salah satu kawasan industri yang siap menyambut industry 4.0 di tanah air. Di tahun 2021 ini, Jababeka telah siap meluncurkan dua produk unggulan barunya,yang telah dilengkapi dengan teknologi industri terkini yakni E-Space Block dan produk terbaru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Jababeka sendiri yang telah terbukti dan diakui dimata dunia sebagai destinasi industri terlengkap dan terbaik di Asia. Hal tersebut pun dibuktikan dengan 5 penghargaan berskala internasional dan nasional yang telah diperoleh di akhir tahun 2020 lalu seperti Best Industrial Estate Development dan Best Industrial Estate Developer tingkat Asia dan Indonesia yang diperoleh di Ajang Propertyguru Awards 2020 serta Penghargaan Industrial terbaik di ajang FIABCI Indonesia – REI Excellence Award 2020.

Beragam fasilitas kota modern yang tidak hanya dapat menunjang kehidupan namun juga dapat menopang perkembangan bisnis dan industri di Kota Jababeka. Mulai dari pembangkit listrik mandiri yang, Waste Water Treatment Plant & Water Treatment Plant, Cikarang Dry Port, jaringan fiber Optic, dan masih banyak lainnya Untuk urusan infrastruktur, Kota Jababeka tidak perlu diragukan lagi, karena merupakan salah satu kota mandiri di koridor Timur Jakarta yang memiliki infrastruktur lengkap dimana seluruh moda transportasi akan berpusat di kota ini.

“Jababeka merupakan salah satu kawasan TOD (Transit Oriented Development) yang telah memenuhi aspek transportasi yang terdiri dari aspek konektivitas,pejalan kaki,jalur sepeda,angkutan umum hingga fasilitas parkir. Oleh karena itu BPTJ telah memberikan rekomendasi teknis sebagai kawasan TOD kepada Jababeka,” Jelas Polana B.Pramesti. Lebih lanjut Polana juga menyampaikan diperlukannya sinergitas antara pemerintah dan swasta dalam mendorong perpindahan dari penggunaan kendaraan pribadi ke pemanfaatan angkutan umum massal oleh masyarakat.

Dalam Outlook ini pun, Suteja S. Darmono menyampaikan setidaknya terdapat 10 pengembangan infrastruktur yang mengarah ke koridor Timur Jakarta. Dan sebagian besar akan terkoneksi dan berpusat di pusat kota Jababeka. Oleh sebab itu, pengembangan kota berbasis TOD (Transit Oriented Development) ini pun turut menjadi salah satu strategi Jababeka dalam mengembangkan kota Jababeka Cikarang dalam kurun waktu kedepan.

“ Kota Jababeka yang terletak tepat di tengah koridor Timur Jakarta memiliki kelebihan dan keuntungan, dimana Kota Jababeka sendiri telah dikenal lama sebagai salah satu pusat perekonomian di Indonesia.” Ungkap Lukas Bong. Disamping itu, dirinya meyakini bahwa pengembangan Kota Jababeka kedepan memiliki prospek yang menjanjikan baik untuk bisnis dan investasi dikarenakan wilayah ini menjadi salah satu new Sunrise Property.

Kedepannya, selain pengembangan kota berbasis TOD , Kota Jababeka juga akan mengembangkan Silicon Valley Jababeka sebagai suatu ekosistem teknologi yang berkesinambungan. Silicon Valley Jababeka akan menjadi wadah bagi para pelaku industri startup baik dari tanah air dan mancanegara yang didukung dengan universitas, laboratorium, investor, akselerator, inkubasi dan perusahaan lain. Dalam mewujudkan hal tersebut, Kota Jababeka telah memiliki sejumlah pengembangan dan inovasi berbasis teknologi, seperti layanan JFAST, JSmart,ICTEL, Apps YUKK, Jababeka Residence Apps, hingga yang terbaru yakni FABLAB Jababeka serta kerjasamanya dengan Hongkong Smart City Consortium.

Jababeka Smart Township concept bertujuan untuk menciptakan suatu kota yang layak huni yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya serta memajukan perekonomian. Diharapkan Jababeka Smart Township concept dapat memberikan solusi secara efisien dan efektif untuk menyelesaikan segala masalah perkotaan dengan pemanfaatan teknologi. Adapun pengembangannya akan meliputi  6 aspek utama yakni Smart Security, Smart Infra, Smart Citizen, Smart Environment, Smart Business & Innovation, serta Smart Mobility.

“ Tahun 2021 ini, merupakan tahun yang penuh dengan peluang baru khususnya di Kota Jababeka, selain didukung dengan infrastruktur yang matang, Kota Jababeka juga memiliki ekosistem yang kuat serta memadai untuk menciptakan Smart Township.” Ujar Sutedja S. Darmono. Dirinya menegaskan kinilah momentum yang tepat untuk membidik Kota Jababeka sebagai destinasi hunian, bisnis dan investasi terbaik di tahun kerbau logam.

Jababeka Optimistis Properti Bergerak Seiring Kebijakan DP Rumah 0 Persen

Keputusan Bank Indonesia (BI) yang akan memberlakukan relaksasi rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) hingga maksimal 100 persen pada 1 Maret 2021, disambut antusias pengembang.

Kebijakan ini dianggap membantu dan memudahkan konsumen untuk mendapatkan rumah impian tanpa harus membayar uang muka alias down payment (DP) 0 persen.

Direktur PT Jababeka Tbk Sutedja Sidarta Darmono mengungkapkan optimismenya bahwa sektor properti akan terstimulasi untuk terus bergerak seiring relaksasi LTV/FTV.

“Kami sebagai pengembang juga lebih optimistis dan agresif untuk menelurkan proyek-proyek baru,” tutur Sutedja menjawab Kompas.com, Kamis (18/02/2021).

Kendati demikian, sambung dia, optimisme ini harus tetap diimbangi dengan sikap kehati-hatian yang tinggi serta menunggu respons dan kondisi pasar.

Strategi gas dan rem yang ditempuh Pemerintah sejauh ini merupakan strategi terbaik di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai.

Jababeka akan bersiap untuk lebih agresif menelurkan proyek-proyek baru pasca-ketentuan DP 0 persen.

Menyusul proyek teranyar yang diluncurkan sebelumnya, pada awal tahun 2021, yakni Wimbledon Jababeka.

Klaster ini berada di kawasan Mega Cluster Sport City dengan luas lahan lebih dari 34 hektar.

Wimbledon menghadirkan hunian berkonsep healthy lifestyle yang lengkap dengan beragam fasilitas serta dekat dengan pusat kesehatan, pendidikan, olahraga, pusat gaya hidup, dan kemudahan akses.

Target Rp 1,4 triliun

PT Jababeka Tbk sendiri membidik target marketing sales Tahun 2021 senilai Rp 1,4 triliun.

Angka ini lebih tinggi 55,78 persen dibandingkan realisasi pra-penjualan pada 2020 yang mencapai Rp 898,7 miliar.

Perolehan marketing sales ini akan ditopang oleh penjualan lahan industri dan tiga hingga empat produk residensial dan komersial di Cikarang.

Angka proyeksi dari proyek-proyek tersebut sekitar Rp 1 triliun. Sementara penjualan lahan industri di Kendal diharapkan dapat menyumbang perolehan sekitar Rp 400 miliar.

Source : https://www.kompas.com/properti/read/2021/02/19/070000121/jababeka-optimistis-properti-bergerak-seiring-kebijakan-dp-rumah-0

Jababeka Duduki Peringkat Pertama – The Most Popular Property Developer 2020 di Indonesia

Properti merupakan salah satu sektor penting yang berdampak signifikan pada aktivitas 174 industri dan memengaruhi pertumbuhan ekonomi Nasional. Kendati dalam lima tahun terakhir, sektor properti mengalami perlambatan, namun masih mampu memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar 2,5 persen. Satu dari sekian banyak catatan menarik dan kerap menyita perhatian publik terkait sektor properti di Indonesia adalah aktivitas para pengembang, baik skala kecil, menengah, dan besar memanfaatkan platform jejaring media sosial. Terkait hal ini, portal Properti Indonesia memetakan pengembang properti paling populer di Indonesia sepanjang satu tahun terakhir. Baca juga: Mobil Baru Bebas Pajak, Pengembang Menjerit Desak Pemerintah Berikan Insentif Properti Portal ini menggunakan platform teknologi riset PRIDE yang bertumpu pada sistem pengolahan Big Data sebagai sumber utama dalam menganalisis topik tertentu. CEO Properti Indonesia Andhika Fajri menuturkan, secara aktual metode ini kerap dilakukan untuk melacak percakapan online mengenai suatu produk maupun korporasi.

Metode ini bekerja dengan mengekstraksi wawasan tersembunyi dari sebagian besar data media sosial, baik terstruktur maupun tidak, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat bagi para pihak yang terlibat dalam sektor properti. Teknologi Big Data ini kemudian dimanfaatkan untuk memetakan suatu isu menjadi beberapa aspek penting yang bersumber dari perbincangan di media sosial. “Sebagai catatan, deretan pengembang yang diriset merupakan perusahaan publik yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI),” ungkap Andhika dalam laporan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (17/02/2021).

Riset dilakukan dalam rentang waktu satu tahun terakhir atau dimulai dari tanggal 01 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2020, termasuk memanfaatkan media daring sebagai basis analisis. “Penentuan pengembang properti paling populer dilakukan berdasarkan pergerakan ekspos di media daring, baik media sosial maupun portal media massa,” kata Andhika.

Menariknya, berdasarkan riset tersebut, yang kerap dibicarakan dan dikeluhkan warganet terkait para pengembang dan produknya adalah banjir. Sejumlah warganet juga sering mengeluhkan pemadaman listrik, keamanan yang rawan begal dan macet. Namun demikian, riset ini menyebut, sepanjang 2020, ekspos mengenai pengembang properti didominasi sentimen netral atau setara dengan 27.040 berita, sentimen positif sebanyak 20.790 berita dan negatif sebanyak 12.100 berita. Di antaranya Twitter sebesar 325.719 yang terbagi dalam cuitan, respons dan cuitan ulang, serta 10.999 data yang berasal dari Instagram. Selanjutnya, 2.269 unggahan video Youtube, dan 29 konten Facebook.

Daftar pengembang paling populer versi media sosial:

  1. PT Jababeka Tbk dengan 35.126 ekspos 
  2. PT Ciputra Development Tbk dengan 34.222 ekspos
  3. PT Summarecon Agung Tbk dengan 28.162 ekspos 
  4. PT Modernland Realty Tbk dengan 26.154 ekspos 
  5. PT Lippo Karawaci Tbk dengan 11.443 ekspos

Daftar pengembang dengan ekspos tertinggi di media massa:

  1. PT Ciputra Development Tbk dengan 12.629 ekspos
  2. PT Summarecon Agung Tbk dengan 6.238 ekspos
  3. PT Lippo Karawaci Tbk dengan 5.872 ekspos
  4. PT Jababeka Tbk dengan 5.833 ekspos
  5. PT Modernland Realty Tbk dengan 2.437 ekspos

Source : https://www.kompas.com/properti/read/2021/02/17/223000921/10-pengembang-properti-paling-popular-di-mata-warganet-dan-media?page=all#page2

Grand Product Knowledge Wimbledon Jababeka

Ingin tahu trend properti hunian di Tahun 2021 ? Bagaimana prospek investasi properti hunian di tahun 2021 ? Apa yang dipersiapkan oleh Jababeka Residence ?

Temukan selengkapnya hanya di Grand Product Knowledge Wimbledon yang akan berlangsung pada :

Tanggal : Rabu, 20 Januari 2021

Waktu : 09.00 – 11.00 WIB

Media : Live Zoom

Jababeka Residence menghadirkan Wimbledon sebagai solusi dan jawaban akan kebutuhan hunian modern di era baru.

Daftarkan diri anda sekarang juga : http://bit.ly/JBGO2021

For more info

Phone : 021-8934570

Follow Our Social Media : https://linktr.ee/JababekaResidence

Atalia Kunjungi Pusat UMKM di Kota Jababeka

Kota Jababeka – Atalia Praratya, Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkunjung ke kota Jababeka pada hari Jumat 11 Desember 2020. Dalam kunjungannya kali ini, Atalia mengunjungi salah satu sentra UMKM di Kota Jababeka, Graha Bunda Sugih, yang telah dikenal sebagai pusat oleh-oleh Cikarang.

Menurut Atalia Praratya yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, perlu adanya dukungan untuk pengembangan pelaku UMKM meski ditengah pandemi saat ini.

Dalam kunjungan ke Kota Jababeka, Atalia Praratya didampingi oleh Hj. Holilah Eka Supria Atmaja yang merupakan istri Bupati kabupaten Bekasi sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi. Di Graha Bunda Sugih Kota Jababeka, Atalia menyempatkan diri untuk melihat beragam cemilan dan kerajinan khas Cikarang seperti Batik Cikarang yang menjadi ikon oleh-oleh terbaru dari Cikarang.

Kota Jababeka Cikarang sendiri telah menjadi salah satu pusat UMKM di Indonesia. Didukung dengan letak geografis yang strategis, dimana digandeng oleh dua kota besar (Jakarta-Bandung) menjadikan Kota Jababeka sebagai lokasi unggulan bagi pengembangan Usaha Micro Kecil Menengah dan Industri Kecil Menengah.

Selain itu, terdapat sejumlah fasilitas dan infrastruktur modern di Kota Jababeka yang dapat mendukung segala kegiatan UMKM dan IKM seperti sentra UMKM yang dinamakan Jababeka Small Medium Enterprise Center , serta sejumlah kawasan komersial terpadu : Ruko Sudirman, Ruko Monaco, Ruko Sevilla, Ruko Rodeo Drive, dan Ruko Hollywood Boulevard dan Cortez Townhouse.

“Kami terus memberi dukungan kepada UMKM di kawasan Jababeka dengan berbagai upaya yang dapat kami berikan. Sehingga para pelaku UMKM dapat memperoleh kemudahan dan kesempatan yang lebih luas lagi.” Tutur General Manager Business Development Jababeka Residence – Alan Ye.

Jababeka selaku pengembang kota mandiri juga memberikan pelatihan / workshop gratis secara berkala kepada pelaku UMKM di kota Jababeka. Selain itu, Jababeka memberikan kesempatan bagi para pelaku bisnis UMKM untuk dapat berkolaborasi dengan lebih dari 2000 tenant baik dari dalam maupun luar negri yang berada di kawasan industri Jababeka.

Peluang bagi UMKM di kota Jababeka tidak hanya berhenti sampai disitu. Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan captive market Kota Jababeka yang hingga saat ini telah mencapai lebih dari 1,2 juta jiwa dengan jumlah ekspatriat lebih dari 10.000 orang serta lebih dari 730.000 pekerja.

Seyogyanya UMKM sendiri memiliki peranan yang sangat penting bagi pergerakan ekonomi daerah dan juga nasional. “Kami yakin, dengan dukungan dari semua pihak, kita bisa sama-sama memajukan UMKM Indonesia hingga kancah Internasional.” Ucap General Manager Corporate Marketing Jababeka Residence, Eric Limansantoso, saat ditemui di Jababeka Center Cikarang.

Wujud Nyata Jababeka Menuju Smart City Bertaraf Internasional

Bekasi – PT. Graha Buana Cikarang, salah satu anak usaha PT. Jababeka Tbk menandatangani perjanjian kerja sama pengembangan Smart City serta Urban Development dengan Hong Kong Smart City Consortium yang dilakukan secara daring – 30 November 2020 dalam Belt and Road Summit 2020.

Kerja sama tersebut merupakan salah satu wujud nyata dari Jababeka dalam membangun dan mengembangkan Smart City di Indonesia. Berawal dari pusat kawasan industri terbesar di Indonesia, kini Kota Jababeka telah bertransformasi menjadi kota mandiri dengan dukungan beragam infrastruktur dan fasilitas kelas dunia.

“ Suatu kehormatan dapat bekerja sama dengan Hong Kong Smart City Consortium khususnya dalam mengembangkan Smart City di Kota Jababeka. Diharapkan dengan terbentuknya kerja sama ini dapat menjadi loncatan dan inovasi baru bagi pengembangan kota Jababeka.” Tutur President Director PT. Graha Buana Cikarang – Suteja S. Darmono.

Hal senada pun dilontarkan oleh Chairman Hongkong Smart City Consortium – Gary Yeung dalam sambutannya. Dirinya meyakini bahwa kerja sama ini akan membuka berbagai peluang baru dan memberikan dampak positif, khususnya untuk perkembangan ekonomi di Kota Jababeka.

Adapun kerjasama pengembangan Smart City ini akan berfokus pada pengembangan Smart Mobility , Smart Security, Smart Energy & environmental Technologies dan Smart Information & Communication Technologies (ICT) yang telah menjadi keahlian dari Smart City Consortium (SCC).

Smart City sendiri merupakan suatu metode pengembangan kota baru dengan penerapan wawasan dan teknologi terkini yang dapat mentransformasi dan meningkatkan sistem, operasi dan pelayanan di kota tersebut. Konsep Smart City memungkinkan seluruh aspek kota dapat terhubung dan terintegrasi satu sama lain sehingga lebih efisien dan dapat meningkatkan kualitas hidup.

Kedepannya, konsep tersebut akan diterapkan dalam pengembangan kota Jababeka yang memang telah dirancang dan siap menyambut era Internet of Thing (IOT) , Artificial Intelegent dan Industry 4.0. Jababeka meyakini dengan penerapan konsep inovatif ini dapat menyelesaikan berbagai permasalahan kota secara efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan pelayanan publik dengan lebih baik dengan dukungan teknologi terkini.

Konsep Jababeka Smart City memiliki 6 fokus area utama yakni pengembangan keamanan, infrastruktur, kependudukan, lingkungan, sarana transportasi, pusat bisnis & inovasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kota Jababeka telah memiliki berbagai infrastruktur lengkap seperti pembangkit listrik mandiri, water treatment plant, smart apps hingga jaringan fiber optic untuk layanan internet berkecepatan tinggi sebagai dasar dari pengembangan Smart City.

“ Kedepannya kami terus berinovasi , sehingga nantinya Kota Jababeka akan menjadi Kota pintar seutuhnya dan menciptakan sebuah ekosistem teknologi layaknya Silicone Valley.” Ucap Suteja. Dirinya pun menambahkan bahwa Jababeka senantiasa membuka diri kepada berbagai pihak yang ingin bekerja sama dan mengembangkan bisnisnya di kota Jababeka.

Kota Jababeka saat ini telah menjadi salah satu destinasi unggulan bagi para pelaku bisnis dan investor dari berbagai negara. Sedikitnya lebih dari 2000 perusahaan nasional dan multinasional yang telah bergabung dikawasan Kota Jababeka. Tak hanya itu, kota Jababeka juga telah dilengkapi dengan kawasan residensial & komersial serta berbagai fasilitas penunjang perkotaan lainnya seperti pusat pendidikan, pusat kesehatan, pusat rekreasi olahraga, hingga pusat perbelanjaan modern.

Kawasan Jababeka yang telah dikembangkan lebih dari 31 tahun telah menjadi magnet tersendiri di koridor Timur Jakarta dan menjadi salah satu pusat perekonomian negara.

THE FUTURE OF INDUSTRY 4.0 and SMART CITY IMPLEMENTATION IN A TOWNSHIP DEVELOPMENT

Join Now REII CONNECT WEBINAR

This webinar will focus on the development of industry 4.0 and its impact on the real estate sector. How is it shaping the future of the real estate? What advantages and benefits are offered to developers and investors? What are the values provided to the end-users? How will it provide business sustainability in the long run? From the lesson learned of the recent pandemic, how Industry 4.0 would help the stakeholders facing the future crisis?

Find out more on REII Connect with Strategic Keynote Speaker – Mr. Suteja S. Darmono – Director of PT. Jababeka Tbk :

 Date : Wednesday, 25 November 2020

 Time : 10.10 A.M

 Register Now at : https://forms.hubilo.com/reiidp

Langkah Nyata Jababeka Menuju TOD City

Jababeka sebagai kawasan TOD terus menunjukkan kemajuan positif menyusul diluncurkannya layanan JR Connexion di Hollywood Junction Jababeka ( Minggu 18/10/2020 ) oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi. Jabodetabek Residence Connexion (JR Conn) merupakan layanan angkutan umum massal berbasis bus point to point yang didorong  oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ)  Kementerian Perhubungan sejak tahun 2017, untuk dikembangkan para developer sebagai alternatif angkutan umum massal di semua kawasan pengembang di Jabodetabek. Konsep JR Connexion yang mendekati pemukiman diharapkan akan mendorong warga di pemukiman tersebut untuk memilih menggunakan angkutan umum massal daripada kendaraan pribadi.

Sebagai pengembang kawasan TOD, Jababeka sepenuhnya mendukung kebijakan tersebut, melalui kerjasama dengan sejumlah operator bus ternama seperti PPD dan Sinarjaya. Layanan JR Connexion ini melengkapi layanan angkutan umum massal berbasis bus lainnya yang sebelumnya sudah tersedia di Hollywood Junction yaitu Jabodetabek Airport (JA) Connexion dengan operator Perum Damri serta layanan shuttle Bus Jababeka – Bandung dengan operator PT Primajasa.

JR Connexion dengan bus PPD akan melayani perjalanan Hollywood Junction Jababeka – Blok M dan Hollywood Junction – Jakarta Kota, sedangkan JRC dengan Bus Sinarjaya memiliki rute Hollywood Junction Jababeka – Mangga Dua – Ancol. Selain itu, ada layanan provider BusTicket.com sendiri akan lebih fokus dalam pelayanan feeder mini bus antar kawasan hunian dengan moda transportasi lainnya.

Dengan layanan bus JR Connexion ini, warga yang tinggal di kawasan Jababeka dapat memanfaatkan layanan ini untuk bepergian ke pusat-pusat aktifitias di Jakarta. Hal yang menarik, JR Connexion Jababeka menghadirkan berbagai fitur seperti fasilitas bagasi gratis bagi penumpang yang membawa sepeda lipat , free WIFI , dan Charging Dock disetiap tempat duduknya.

 “Seperti yang diketahui bahwa perilaku bersepeda telah menjadi trend gaya hidup baru di perkotaan modern, maka diperlukan sejumlah fasilitas pendukung lainnya baik dari kawasan hingga public transport-nya.” Jelas Budi Karya Sumadi – Menteri Perhubungan RI saat melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan JR Connexion Jababeka dengan membawa sepeda lipat. Dirinya pun menambahkan dengan adanya kesiapan fasilitas yang ada, dapat mendukung terciptanya transportasi multimoda ramah lingkungan.

Layanan transportasi massal ini juga menggunakan cara pembayaran cashless atau pembayaran tanpa uang tunai, sehingga pengguna layanan dapat menggunakan uang elektronik seperti E-money atau QR Payment dengan memindai barcode / QR code yang ada.

Menurut Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) – Polana B. Pramesti, moda transportasi yang terintegrasi ini memberi peranan penting dari pengembangan suatu kawasan, dimana akan mempermudah mobilitas masyarakat dalam kesehariannya. “Dengan diluncurkan JR Connexion di Jababeka ini kami berharap masyarakat bisa mendapatkan suatu layanan yang optimal dan berstandarisasi sehingga masyarakat dapat merasa nyaman serta aman dalam menggunakan kendaraan umum, sehingga pada akhirnya masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum massal.” Jelas Polana B. Pramesti.

Jababeka pun menyambut dengan positif kerjasama ini, “Kami menyambut positif dengan hadirnya JR Connexion di kota Jababeka ini, Kami pun berharap bisa terus menjalin kerja sama dan bersinergi dengan Kemenhub dan Pemerintah Daerah Bekasi untuk meningkatkan mutu layanan transportasi.” Tutur Sutedja S. Darmono selaku President Director Jababeka Residence. Dirinya pun mengatakan bahwa kehadiran JR Connexion di Jababeka menjadi suatu langkah awal nyata dari Jababeka dalam mewujudkan pengembangan kota berbasis Transit Oriented Development (TOD) dimana mengedepankan pemanfaatan kawasan transit transportasi publik secara optimal.

Seluruh perencanaan yang telah dipersiapkan oleh Jababeka bukanlah suatu kebetulan belaka, melainkan telah melalui suatu rangkaian proses kerja keras, analisa secara teliti, inovasi dan kreativitas Jababeka dalam menyelaraskan perencanaan dengan program pemerintah. “Inilah yang disebut dengan sinergitas nyata, dimana kami memiliki tujuan yang sama dalam memajukan perekonomian negara dan memberi manfaat bagi banyak orang.” Jelas Sutedja.

Kedepannya diyakini Kota Jababeka akan menjadi TOD Center bagi Koridor Timur Jakarta dan sekitarnya, sehingga pada akhirnya, mobilitas masyarakat, barang dan jasa akan semakin lancar sehingga dapat meningkatkan daya saing dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi. “ Secara keseluruhan konsep TOD City Jababeka ini cukup mewakili tentang bagaimana seharusnya kawasan TOD dibangun.” Jelas Polana B. Pramesti saat ditemui di Hollywood Junction Jababeka. Untuk itu pihaknya berharap agar ke depan realisasi konsep TOD Jababeka tersebut dapat dilakukan dengan konsisten, sehingga secara maksimal manfaatnya dapat dirasakan. Hal serupa dilontarkan oleh Budi Karya Sumadi saat memberi sambutan diacara peresmian JR Connexion Jababeka, menurutnya konsep TOD City Jababeka memiliki konsep yang baik dan bagus sehingga dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penggunaan transportasi publik ditengah kehidupan masyarakat.

Hal ini didukung juga dengan pengesahan kota Jababeka sebagai salah satu Kawasan Strategis Nasional / KSN oleh pemerintah pusat.  Dimana kawasan ini memiliki prioritas dalam pengembangan tata ruangnya dan memiliki pengaruh yang sangat penting dibidang ekonomi secara nasional.

Kota Jababeka Cikarang sendiri telah bertransformasi secara pesat dalam kurun waktu lebih dari 31 tahun. Kini kawasan Jababeka tidak hanya dikenal sebagai destinasi bisnis namun telah menjadi lirikan bagi investor dan masyarakat yang mencari hunian modern lengkap dengan beragam fasilitas didalamnya. Kota Jababeka Cikarang telah menjadi primadona di Koridor Timur Jakarta dengan pengembangan berskala kota mandiri.

Kota Jababeka juga dikenal dengan kemudahan aksesibilitas dan konektivitas tanpa batas. Hal ini didukung oleh sejumlah pengembangan masif dari infrastruktur transportasi di Koridor Timur Jakarta yang mengarah ke Kota Jababeka. Sedikitnya terdapat lebih dari 10 pengembangan infrastruktur yang mengarah ke kawasan koridor Timur Jakarta.

Seperti kehadiran Elevated Highway Japek yang telah dirasakan dampak positifnya, pengembangan jalur Tol JORR II yang akan segera rampung dalam waktu dekat, hingga pengembangan moda transportasi modern seperti DDT Commuter Line, LRT Jakarta – Cikarang, Patimban Seaport, Bandara Kertajati, MRT Balaraja – Jababeka, APM antar kawasan di Cikarang dan High Speed Train Jakarta – Bandung yang akan diperpanjang hingga Surabaya. Sutedja S. Darmono mengatakan, feeder bus yang ada di Kota Jababeka memiliki animo yang sangat besar dari masyarakat sekitar yang membutuhkan mobilitas secara reguler ke sejumlah kota besar seperti Bandung dan Jakarta. “ Dengan kehadiran JR Connexion Jababeka ini pastinya akan membawa kemudahan bagi masyarakat yang ada disekitar Jababeka setiap harinya, terlebih bagi mereka yang melakukan perjalanan secara reguler.” Tutur  Sutedja.

ARE YOU INTERESTED

IT'S TIME TO DISCOVER

THE POTENTIAL

FIND US

ADDRESS:

Jababeka Center, Hollywood Plaza No. 10 – 12,
Jl. H. Usmar Ismail, Jababeka Cikarang, Bekasi 17550
Phone:

+62 21 893 4580 / 893 4570

E-mail:

info@jababekaresidence.com

download Jababeka residence application

Dapatkan informasi terbaru mengenai produk-produk Jababeka Residence, mulai dari rumah, ruko, apartemen hingga business loft dengan harga terjangkau.

ENQUIRE

    © Jababeka Residence. All rights reserved.