Screenshot 2026 08 06

Jababeka X KAJI Hadirkan Pengalaman little japan di Indonesia Puluhan Ribu Pengunjung Ramaikan Kota Jababeka

Screenshot 2026 08 06

Cikarang, 28 Juli 2026 – Sakura Matsuri 2026 sukses digelar pada 25–26 Juli 2026 di Hollywood Junction, Kota Jababeka, Cikarang. Selama dua hari penyelenggaraan, festival budaya Jepang hasil kolaborasi Jababeka dengan Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) ini berhasil menghadirkan pengalaman “Little Japan” di Indonesia dengan menyuguhkan perpaduan budaya, hiburan, kuliner, edukasi, dan kolaborasi yang menarik antusiasme puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-13, Sakura Matsuri kembali menjadi salah satu festival budaya Jepang terbesar di Indonesia. Festival ini menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya Jepang, kompetisi cosplay, bazar kuliner Jepang dan Nusantara, area komunitas, workshop, talkshow mengenai peluang studi dan karier di Jepang, hingga penampilan spesial dari JKT48, DIA, dan berbagai komunitas budaya Jepang.

Tahun ini, Sakura Matsuri 2026 hadir dengan konsep yang lebih komprehensif dengan memadukan unsur hiburan, edukasi, sosial, dan kesehatan. Selain menikmati kemeriahan festival budaya Jepang, pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai peluang belajar, magang, bekerja, hingga membangun karier di Jepang melalui sesi berbagi bersama praktisi, alumni, dan institusi yang berpengalaman di Negeri Sakura. Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, Sakura Matsuri 2026 juga menghadirkan program beasiswa bahasa Jepang bagi pengunjung beruntung yang ingin memperdalam kemampuan berbahasa Jepang, serta menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial, sehingga festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Screenshot 2026 08 06

Sebagai kawasan yang menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan, termasuk ratusan perusahaan asal Jepang, serta ribuan ekspatriat Jepang yang tinggal dan bekerja di kawasan tersebut, Kota Jababeka menjadi lokasi yang tepat untuk menghadirkan pengalaman budaya Jepang yang autentik. Keberadaan ekosistem industri, pendidikan, bisnis, dan komunitas Jepang yang telah tumbuh selama puluhan tahun menjadikan Sakura Matsuri sebagai refleksi nyata dari eratnya hubungan Indonesia dan Jepang.

Ivonne Anggraini, Director PT Graha Buana Cikarang, menyampaikan “Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme seluruh masyarakat, komunitas, pelaku UMKM, sponsor, tenant, media, dan seluruh mitra yang telah menjadi bagian dari Sakura Matsuri 2026. Tingginya antusiasme pengunjung membuktikan bahwa Sakura Matsuri telah menjadi salah satu festival budaya Jepang yang paling dinantikan di Indonesia. Sakura Matsuri bukan sekadar festival hiburan, tetapi juga menjadi wujud komitmen kami dalam mempererat hubungan Indonesia dan Jepang melalui budaya, pendidikan, pariwisata, dan kolaborasi ekonomi. Festival ini sekaligus menjadi bukti nyata implementasi deklarasi Kota Jababeka sebagai Kota Wisata Industri, dengan menghadirkan pengalaman Little Japan in Indonesia yang mengintegrasikan budaya, industri, dan gaya hidup dalam satu kawasan”

Sementara itu, Fuad A. Kadir, Chairman Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI), mengatakan bahwa penyelenggaraan Sakura Matsuri merupakan bentuk nyata upaya memperkuat hubungan antar masyarakat Indonesia dan Jepang melalui pendekatan budaya.

“Sakura Matsuri telah berkembang menjadi lebih dari sekadar festival budaya. Festival ini merupakan ruang kolaborasi yang mempertemukan masyarakat Indonesia dan Jepang melalui seni, kuliner, pendidikan, dan berbagai kegiatan yang memperkuat hubungan antarmasyarakat (people-to-people connection). Kami percaya bahwa persahabatan yang kuat dibangun melalui interaksi, saling mengenal budaya, dan menciptakan kesempatan untuk belajar satu sama lain.Tahun ini kami menghadirkan lebih banyak program edukatif, mulai dari talkshow, workshop, hingga informasi mengenai peluang studi, magang, dan karier di Jepang. Kami berharap generasi muda Indonesia tidak hanya mengenal budaya Jepang, tetapi juga memperoleh inspirasi dan wawasan untuk mengembangkan kompetensi mereka di tingkat global.”

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Sakura Matsuri 2026 juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Kehadiran puluhan ribu pengunjung turut meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, tenant kuliner, sektor transportasi, perhotelan, hingga ekonomi kreatif di Kabupaten Bekasi.

Kemudahan akses menuju Kota Jababeka melalui berbagai moda transportasi, seperti KRL Commuter Line, layanan Transjabodetabek B51, serta jaringan jalan tol yang terhubung langsung dengan kawasan, turut mendukung tingginya jumlah kunjungan masyarakat selama festival berlangsung.

Keberhasilan Sakura Matsuri 2026 kembali menegaskan Kota Jababeka sebagai kawasan terpadu yang tidak hanya menjadi pusat industri dan investasi, tetapi juga destinasi budaya, pendidikan, dan pariwisata. Melalui semangat kolaborasi yang terus dijaga, Sakura Matsuri diharapkan terus menjadi jembatan persahabatan Indonesia–Jepang sekaligus menghadirkan pengalaman “Little Japan” di Indonesia yang dapat dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kami berharap Sakura Matsuri terus berkembang menjadi agenda budaya bertaraf internasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta semakin memperkuat posisi Kota Jababeka sebagai Kota Wisata Industri.” Tutup Ivonne 

Screenshot 2026 08 06

Jababeka Ecoweek 2026 Catatkan Pencapaian 100.000 Pohon Mangrove di Pesisir Utara Bekasi

Screenshot 2026 08 06

Muara Gembong, 23 Juli 2026 – PT Jababeka Infrastruktur, anak perusahaan PT Jababeka Tbk, bersama 27 perusahaan tenant Kawasan Industri Jababeka menandai pencapaian penting dalam upaya pelestarian pesisir Pantai Utara Bekasi. Melalui rangkaian Jababeka Ecoweek 2026, sebanyak 35.000 bibit mangrove ditanam di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadikan total penanaman mangrove secara kumulatif sejak program ini dimulai pada 2018 kini mencapai 100.000 pohon.

Pencapaian ini sejalan dengan tema yang diusung tahun ini, “Resilient Coasts, Sustainable Impact”, yang merefleksikan semangat membangun ketahanan (resilience) kawasan pesisir terhadap ancaman abrasi dan perubahan iklim, sekaligus mendorong agar setiap upaya pelestarian lingkungan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan (sustainable impact) — baik bagi ekosistem pesisir maupun bagi masyarakat di sekitarnya. Angka 100.000 pohon menjadi representasi konkret dari semangat tersebut: sebuah proses bertahap, konsisten, dan kolaboratif yang dibangun selama hampir satu dekade. Momentum ini turut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Mangrove Sedunia (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) yang jatuh setiap tanggal 26 Juli, menjadi pengingat pentingnya keberlanjutan upaya pelestarian ekosistem mangrove secara global.

Di tingkat nasional, semangat pelestarian mangrove tersebut turut sejalan dengan Gerakan Tobat Ekologis Nasional yang digaungkan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) sebagai upaya memulihkan ekosistem, termasuk kawasan pesisir dan mangrove, secara berkelanjutan. Penanaman 35.000 bibit mangrove di Muara Gembong ini turut tercatat dalam pendataan pemerintah sebagai bagian dari kontribusi terhadap target nasional penanaman 2 miliar pohon yang terus didorong percepatannya oleh KLH/BPLH di berbagai wilayah pesisir Indonesia.

Terkait kontribusi tersebut, Ricky Aditya, General Manager PT Jababeka Infrastruktur, menjelaskan bagaimana capaian tahun ini merupakan hasil dari proses yang berjalan bertahap. “Setiap tahun, kami terus menambah jumlah bibit yang ditanam di kawasan ini. Tahun ini, semangat itu kami lanjutkan dengan menambah 35.000 bibit baru, sehingga total penanaman kumulatif sejak 2018 kini mencapai 100.000 pohon. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata bahwa kolaborasi antara pengelola kawasan, tenant industri, dan masyarakat pesisir mampu menghasilkan dampak jangka panjang bagi lingkungan,” ujarnya.

Perjalanan panjang inilah yang dimulai sejak 2018, ketika Jababeka Ecoweek pertama kali digagas sebagai inisiatif PT Jababeka Infrastruktur bersama para tenant Kawasan Industri Jababeka dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Sejak titik awal tersebut, program ini terus dijalankan secara rutin setiap tahun, dirancang sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir, termasuk berkontribusi pada mitigasi abrasi pantai dan pemulihan vegetasi mangrove di kawasan Muara Gembong, hingga akhirnya total penanaman kumulatif menembus angka 100.000 pohon pada 2026.

Pencapaian 35.000 bibit tahun ini sendiri merupakan hasil kontribusi kolektif dari 27 perusahaan tenant Kawasan Industri Jababeka, di antaranya PT Akzonobel Indonesia, PT International Paint Indonesia, PT ICI Paints Indonesia, PT Metalsindo Pacific, Graha Buana Cikarang, PT Cikarang Listrindo, PT Pharma Health Care, PT Sumber Mas Autorindo, PT Hulane Tech Manufacturing, PT Fukoku Tokai Rubber Indonesia, PT Dexa Medica, PT Hanes Supply Chain Indonesia, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Sari Takagi Elok Produk, PT Sanjaya International Fishery, Padang Golf Cikarang, PT Komatsu Undercarriage Indonesia, PT Kurita Indonesia, PT Magnum Ice Cream Indonesia, PT Nippon Steel Chemical & Material Indonesia, PT Anugerah Pharmindo Lestari, PT Tokai Texprint Indonesia, PT BS Indonesia, PT Mane Indonesia, PT Piaggio Indonesia Industrial, PT Kao Indonesia, dan PT Citra Langgeng Sentosa. Keterlibatan lintas sektor industri ini — mulai dari manufaktur, farmasi, otomotif, hingga consumer goods — mencerminkan bagaimana target 35.000 bibit tahun ini dapat tercapai melalui sinergi kolektif antara pengelola kawasan, dunia usaha, dan masyarakat sekitar, bukan kontribusi satu pihak semata.

Rangkaian kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Bappeda Kabupaten Bekasi, Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Camat Muara Gembong, Kepala Desa Pantai Bahagia, serta Ketua Pokdarwis Alipbata, yang menegaskan sinergi lintas pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program ini.

Sebagai pelengkap rangkaian kegiatan, Jababeka Ecoweek 2026 juga menandai peresmian kawasan wisata mangrove di lokasi yang sama, membuka babak baru bagi masyarakat sekitar untuk turut merasakan manfaat ekonomi dari ekosistem yang selama ini mereka jaga bersama. Dengan demikian, pencapaian 100.000 pohon bukan hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga mulai memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir. Pencapaian 100.000 pohon bukanlah titik akhir, melainkan pijakan bagi langkah-langkah berikutnya. PT Jababeka Infrastruktur bersama seluruh tenant Kawasan Industri Jababeka menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan program ini di tahun-tahun mendatang, sejalan dengan semangat “Resilient Coasts, Sustainable Impact” — membangun pesisir yang tangguh, sekaligus menghadirkan dampak yang dirasakan langsung oleh lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan.

Screenshot 2026 08 06

PT Jababeka Infrastruktur Borong Penghargaan di Ajang TJSLP/CSR Awards 2026 Kabupaten Bekasi

Screenshot 2026 08 06

Cikarang, 2 Juli 2026ANAK usaha PT Jababeka Tbk, PT Jababeka Infrastruktur selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka, menerima penghargaan dalam ajang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSLP) / CSR (Corporate Social Responsibility) Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, bertempat di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis (2/7/2026).

Adapun ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) secara inovatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat sepanjang tahun 2025.

Sabet enam penghargaan sekaligus

Dalam ajang tersebut, PT Jababeka Infrastruktur meraih enam (6) penghargaan sekaligus, yaitu Terbaik 1 Kategori Infrastruktur, Terbaik 1 Kategori Pengelola Kawasan Industri, Terbaik 2 Kategori SDGs Pilar Sosial, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Ekonomi, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Lingkungan, serta gelar Pemenang Top SDGs yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai bentuk pengakuan resmi atas kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025.

Top SDGs Award sendiri merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada perusahaan dengan rekam jejak terbaik secara menyeluruh dari ketiga pilar SDGs, yaitu pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan capaian tersebut, PT Jababeka Infrastruktur menegaskan konsistensinya dalam menjalankan program pembangunan berkelanjutan secara terintegrasi.

Kolaborasi bersama masyarakat jadi kunci keberhasilan

Rangkaian penghargaan ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjalankan program-program TJSLP yang menyasar aspek infrastruktur, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Kawasan Industri Jababeka.

Salah satu program yang turut menjadi perhatian adalah penanaman mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong, yang dijalankan sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus melibatkan masyarakat setempat dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Selain itu, PT Jababeka Infrastruktur turut mendorong pengembangan Pusat Daur Ulang (PDU) Mekarmukti, sebuah program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang menghadirkan Mini Plant of Low Carbon Feed. Melalui fasilitas ini, limbah organik diolah dengan metode budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), yang membantu mengurangi volume sampah organik sekaligus membuka peluang nilai ekonomi baru bagi warga sekitar.

Keberhasilan program TJSLP juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat sebagai mitra PT Jababeka Infrastruktur di lapangan, seperti Jahuri, Ketua RW 12 sekaligus Ketua Bumdes Mekarmukti, yang menginisiasi Mini Plant of Low Carbon Feed hingga berkembang menjadi Desa Eduwisata Mekarmukti dan meraih penghargaan Inovasi Program Unggulan KKN Universitas Pelita Bangsa 2024/2025; Sonhaji, Ketua Pokdarwis Alipbata, yang menggerakkan pelestarian dan ekowisata mangrove di Muara Gembong; serta Wiwi Marwiyah yang mendorong pemberdayaan ekonomi warga melalui keterampilan menjahit. Kolaborasi bersama para penggerak lokal ini menegaskan bahwa keberhasilan TJSLP juga ditentukan oleh semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan dan membangun kesejahteraan bersama.

Menanggapi capaian ini, Didik Purbadi selaku Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, menyampaikan bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan.

“Bagi Jababeka, tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif,” ujarnya.

Purbadi –sapaan akrabnya – juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah memberikan penghargaan atas peran swasta dalam mendukung pembangunan daerah melalui program-program CSR. Ia turut mengucapkan terima kasih atas komunikasi dan kemitraan yang selama ini terjalin dengan baik antara pemerintah dan sektor swasta.

Menurutnya, CSR Awards Kabupaten Bekasi diharapkan bisa terus menjadi wadah yang mendorong perusahaan untuk menghadirkan inovasi serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bekasi.

Melalui rangkaian program yang telah berjalan, PT Jababeka Infrastruktur akan terus menegaskan komitmennya demi mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bekasi, yakni dengan tetap memperhatikan keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.

Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta Puspa, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar program-program TJSLP dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Ke depan, PT Jababeka Infrastruktur akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas, sejalan dengan upaya mendukung pencapaian target SDGs dan agenda pembangunan berkelanjutan nasional,” ujar Vega.

Jababeka (3)

Jababeka Golf & Country Club Kembali Gelar The Masters 2026, Hadirkan Turnamen Bergengsi Berstandar Internasional

IMG 1677.JPG

Cikarang, 29 Juni 2026 – Jababeka Golf & Country Club kembali menghadirkan turnamen golf amatir bergengsi The Masters 2026, rangkaian turnamen akan dimulai pada 9 July 2026, sebagai bentuk apresiasi kepada para pegolf yang selama ini menjadi bagian penting dari komunitas Jababeka Golf.

Turnamen The Masters pertama kali diinisiasi pada tahun 2025. Kehadiran turnamen ini dilatarbelakangi oleh perkembangan komunitas golf di Jababeka Golf & Country Club yang saat ini didominasi oleh pemain guest (tamu) dengan proporsi mencapai 60 persen. Sebelumnya, turnamen yang diselenggarakan lebih banyak mengakomodasi Championship Membership. Melalui The Masters, Jababeka Golf memberikan ruang yang lebih inklusif bagi seluruh pegolf untuk berkompetisi dan berinteraksi dalam satu ajang prestisius.

“The Masters hadir sebagai bentuk apresiasi kami kepada para tamu  yang telah menjadi bagian besar dari pertumbuhan komunitas golf di Jababeka. Kami ingin menciptakan sebuah kompetisi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mampu mempererat hubungan antara member dan tamu dalam atmosfer sportivitas yang positif,” ujar M.  Afriza Dahmin selaku Direktur Operasional Padang Golf Cikarang 

Sebagai salah satu lapangan golf terbaik di Indonesia yang dirancang langsung oleh legenda golf dunia Sir Nick Faldo, Jababeka Golf & Country Club berkomitmen menghadirkan turnamen dengan skala dan standar internasional. Komitmen ini sejalan dengan visi Jababeka Golf untuk menjadi pusat pembinaan dan pengembangan atlet golf berprestasi di Indonesia.

Pada penyelenggaraan tahun ini, akan terasa lebih menantang, dikarenakan Jababeka Masters 2026 berkolaborasi dengan WAGC , para peserta tidak hanya akan memperebutkan gelar juara, tetapi juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik dengan total nilai mencapai Rp200 juta, merchandise eksklusif, Prestigious Hole in One Prize, serta Grand Lucky Draw berupa pengalaman golf 4 hari 3 malam di Spring City Golf & Lake Resort, Kunming, Tiongkok.

Lebih istimewa lagi, 16 kandidat terbaik akan memperoleh kesempatan untuk mewakili Indonesia pada ajang internasional di Malaysia. Ini akan menjadi langkah awal bagi para pegolf amatir Indonesia untuk menunjukkan kemampuan di panggung dunia, memperluas jejaring, dan meraih pengalaman bertanding di level internasional. 

Tidak hanya menghadirkan turnamen golf berstandar internasional, Jababeka Golf & Country Club juga terus berkomitmen mengembangkan fasilitas dan layanan guna menciptakan pengalaman terbaik bagi para member, tamu, komunitas bisnis, maupun pecinta golf.

Jababeka (1)

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengalaman “First Class All The Way”, Jababeka Golf & Country Club terus mengembangkan berbagai fasilitas premium yang mendukung kebutuhan olahraga, bisnis, hingga gaya hidup modern yang nantinya akan dibuat konsep “one stop entertainment”.

Salah satu fasilitas unggulan yang tersedia adalah Chairman Lounge, ruang eksklusif yang menawarkan suasana nyaman dan privat untuk berbagai kegiatan seperti meeting, mini gathering, perayaan ulang tahun, hingga private event. Fasilitas ini dilengkapi dengan karaoke, private shower room, dan mampu menampung hingga 20 orang.

IMG 20260520 155933.jpg

Selain itu, terdapat Club House 21 yang hadir dengan konsep baru berdesain modern, elegan, dan nyaman. Tidak hanya menjadi tempat bersantai dan bersantap setelah bermain golf, Club House 21 juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai acara spesial, mulai dari pernikahan, ulang tahun, hingga kegiatan korporasi.

Bagi para pegolf yang menginginkan pengalaman latihan yang lebih eksklusif, tersedia VIP Driving Range yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal.  Fasilitas ini dilengkapi dengan karaoke, private shower room dan ada connecting room, sehingga menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat, maupun rekan bisnis.

“Melalui berbagai pengembangan fasilitas tersebut serta penyelenggaraan turnamen bergengsi seperti Jababeka Masters 2026, Jababeka Golf & Country Club terus memperkuat posisinya sebagai destinasi golf dan lifestyle premium di Indonesia. Komitmen ini sejalan dengan visi untuk menghadirkan pengalaman golf kelas dunia sekaligus menjadi wadah pembinaan dan pengembangan talenta golf Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.” Tutup Afriza 

Sebagai bagian dari kawasan integrasi  Kota Jababeka, kehadiran Jababeka Golf & Country Club tidak hanya memberikan nilai tambah bagi industri olahraga dan gaya hidup, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan daya tarik kawasan sebagai destinasi bisnis, hunian, dan pariwisata. Berbagai event berskala nasional maupun internasional yang diselenggarakan turut mendorong kunjungan ke kawasan, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, serta memperkuat citra Kota Jababeka sebagai kota wisata industri modern berkelas internasional yang mampu menghadirkan fasilitas dan pengalaman premium bagi masyarakat maupun komunitas global. 

Screenshot 2026 08 06

Industri Jababeka Pimpin FGD: Atasi Pengangguran SMK 8,78% di Kawasan Bekasi Lewat Kolaborasi SDM Berkualitas

Screenshot 2026 08 06

Cikarang, 30 April 2026 — Kabupaten Bekasi, pusat industri Jawa Barat, ironisnya mencatat tingkat pengangguran 8,78%—tertinggi di provinsi—meski ribuan lowongan menganga di kawasan industri, sementara lulusan SMK yang seharusnya jadi tulang punggung tenaga ahli masih kurang memenuhi standar. Mengatasi paradoks ini, PT Jababeka Infrastruktur menggandeng industri, pemerintah daerah, dan sekolah dalam Forum Diskusi Strategis (FGD) bertema “Peningkatan Kualitas SDM Siswa SMK untuk Kurangi Pengangguran di Kabupaten Bekasi” di Hotel Antero Jababeka, Kamis (30/4/2026).

Forum yang dihadiri perwakilan perusahaan Jababeka, Dinas Ketenagakerjaan, Bappeda, BPS, KCD3 Jawa Barat, kepala SMK, serta BKK ini langsung disambut data BPS mencengangkan: 88,8% pengangguran lulusan SMA/SMK tak pernah ikut pelatihan—rata-rata lama sekolah baru setara kelas 1 SMA, jauh dari tuntutan industri modern.

Menyoroti akar masalah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Dra. Hj. Ida Farida, M.Si., menegaskan kompetensi jadi kendala utama. “Perusahaan sering keluhkan matematika dasar SMK lemah, mental kerja belum matang, serta bahasa terbatas. Kita butuh reformasi kurikulum dari SD dengan penguatan STEM untuk lahirkan grand design kolaborasi multisektor,” tegasnya.

Sambung Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, yang posisikan kawasan industri sebagai ‘orkestrator’. “Kami tak hanya sediakan lahan, tapi bangun infrastruktur SDM via sistem informasi terintegrasi yang hubungkan sekolah, pemerintah, dan industri—seperti sukses program pemberdayaan karang taruna yang sudah hasilkan tenaga terampil di perusahaan kawasan,” ujarnya.

Pandangan serupa disuarakan Koordinator KCD3 Jawa Barat, Hj. Rina Parlina, S.IP., MM., yang dorong SMK lebih proaktif bermitra lewat Teaching Factory (TEFA), Kelas Industri, pemerataan kualitas sekolah, serta program Sekolah Maung berbasis Gapura Panca Waluya untuk kuatkan karakter. Sementara perwakilan PT Cisindo, Bu Ayu, tambah soal etos kerja bersama dan optimalisasi KarirHub yang masih lemah kurasi serta inkonsistensi regulasi.

Dari kalangan sekolah, Haris Munbarzan (BKK SMK 1 Cikarang Barat) dan FKKS usul revitalisasi Forum BKK yang vakum sejak 2019, plus skema magang terstruktur serta rekrutmen kontrak—semua jadi jembatan pendidikan-industri yang disepakati bersama.

Puncak FGD lahirkan tiga komitmen strategis: (1) Tim lintas sektor perusahaan-KCD-BKK untuk tingkatkan kualitas SMK berkelanjutan; (2) Pengarusutamaan isu pengangguran di APBD, masuk roadmap RPJMD 2029; (3) Adopsi model pendidikan berkarakter Jawa Barat. Bappeda langsung serap masukan untuk roadmap turun pengangguran, ditutup Didik Purbadi: “Infrastruktur SDM adalah investasi jangka panjang keberlanjutan industri Bekasi.”

Screenshot 2026 05 05

Dari Penjualan Impresif ke Serah Terima, Jababeka Bizpark Perkuat Ekosistem Bisnis

Screenshot 2026 05 05

Cikarang, 30 April 2026 Keberhasilan PT Jababeka Tbk dalam memasarkan solusi ruang usaha inovatif kembali terbukti dengan terlaksananya prosesi serah terima unit Jababeka Bizpark phase 1 secara serentak kepada seluruh konsumen. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kesuksesan luar biasa  yang mencatatkan angka penjualan yang sangat impresif. 

Sejak pertama kali dibangun pada tahun 2025, Jababeka Bizpark terus berkembang menjadi destinasi unggulan bagi para pebisnis dan investor. Hal ini didukung oleh perpaduan keunggulan berupa lokasi yang strategis, skema harga yang kompetitif, serta fleksibilitas desain bangunan yang mampu menyesuaikan dengan kebutuhan industri modern yang dinamis. 

Dalam sambutannya, Ivonne Anggraini selaku Direktur PT Graha Buana Cikarang menyampaikan apresiasi yang tinggi serta rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan para konsumen terhadap produk Jababeka Bizpark. “Pencapaian Jababeka Bizpark merupakan bukti nyata tingginya kepercayaan para pelaku usaha terhadap ekosistem jababeka yang sudah lengkap dan matang.  Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh konsumen. Bagi kami, antusiasme luar biasa ini tidak sekadar mencerminkan keberhasilan secara komersial, tetapi juga menjadi amanah sekaligus representasi keyakinan pasar terhadap visi masa depan Kota Jababeka sebagai pusat bisnis dan inovasi yang berkelanjutan.”

Selain meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap Jababeka, permintaan akan fasilitas pergudangan logistik juga terus tumbuh signifikan. Hal ini didorong oleh pesatnya perkembangan e-commerce yang menuntut distribusi lebih cepat dan efisien. Dalam konteks ini, koridor timur Jakarta—khususnya bekasi —masih menjadi kawasan yang paling dominan karena didukung oleh infrastruktur lengkap, aksesibilitas tinggi, serta kedekatannya dengan pusat industri dan jaringan distribusi utama.

Produk Jababeka Bizpark hadir sebagai bangunan multiguna yang dirancang untuk berbagai kebutuhan bisnis,  mulai dari gudang, penjualan dan area showcase , kantor hingga student housing. Bangunan Multiguna Jababeka Bizpark memberikan berbagai benefit yang dapat mendukung operasional bisnis pemiliknya,  seperti bangunannya yang flexible, sudah dilengkapi akses yang memungkinkan masuknya kontainer, memiliki 4 akses keluar tol yang memudahkan mobilitas, serta fasilitas internasional yang terintegrasi langsung dengan Kota Jababeka Cikarang. 

Screenshot 2026 05 05

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan—terutama lokasi strategis di kawasan Kota Jababeka yang didukung ekosistem bisnis matang, fasilitas lengkap—Jababeka Bizpark berhasil meraih respons pasar yang sangat positif. Hal ini tercermin dari penjualan tahap pertama yang menghadirkan dua tipe, yaitu single building dengan luas tanah 4,5 x 20 m dan 5 x 18 m, serta tipe two view dengan luas tanah 4,5 x 20 m, yang seluruhnya telah habis terjual (sold out). Sementara itu, pada tahap kedua, Jababeka Bizpark menghadirkan tipe terbarunya, yaitu konsep 2-in-1 dengan luas 9 x 20 meter. Penjualan tahap kedua kembali mencatatkan performa penjualan yang sangat positif, dengan tingkat penyerapan yang mencapai 90%. Capaian ini semakin menegaskan tingginya minat pasar terhadap produk yang fleksibel, fungsional, dan relevan dengan kebutuhan bisnis modern. 

Dari sisi infrastruktur dan konektivitas, Jababeka Bizpark hadir sebagai hub logistik yang unggul, khususnya untuk aktivitas ekspor-impor. Kawasan ini memiliki akses langsung ke Cikarang Dry Port serta didukung konektivitas jalur kereta api yang terintegrasi hingga Pelabuhan Tanjung Priok, menjadikannya solusi distribusi yang efisien dan terintegrasi.

Kemudahan mobilitas operasional di Jababeka Bizpark semakin optimal berkat dukungan empat akses pintu tol utama yang terhubung langsung dengan jaringan distribusi strategis. Hal ini diperkuat dengan perencanaan kawasan yang matang, termasuk jalan dengan ROW lebar yang mampu mengakomodasi pergerakan kendaraan kontainer berukuran besar secara lancar dan efisien. Di sisi lain, aspek keamanan juga menjadi prioritas melalui penerapan one gate system yang dilengkapi teknologi laser beam, CCTV, serta akses privat, sehingga menciptakan lingkungan usaha yang aman, tertata, dan nyaman bagi para pelaku bisnis. 

Berlokasi strategis, Jababeka Bizpark juga berperan sebagai pintu gerbang menuju pasar wilayah timur Pulau Jawa. Akses distribusi yang mudah ke berbagai daerah, mulai dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur, memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha yang ingin memperluas jangkauan pasar.

Screenshot 2026 05 05

Daya tarik bangunan multiguna ini semakin kuat di mata investor dan pebisnis karena didukung captive market yang besar, dengan lebih dari 1,2 juta populasi, 10.000 ekspatriat, 730.000 tenaga kerja, serta 132.000 pelajar. Kondisi ini menjadikan Jababeka Bizpark sangat potensial bagi bisnis B2C yang ingin menjangkau konsumen secara langsung.

Tidak hanya itu, bagi pelaku bisnis B2B, Jababeka menawarkan ekosistem bisnis yang matang dengan keberadaan lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dari berbagai sektor industri. Hal ini membuka peluang besar untuk membangun kolaborasi strategis dan memperluas jaringan usaha.

Terletak di pusat Kota Jababeka Cikarang, yang merupakan Central Business District (CBD) sekaligus kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), Jababeka Bizpark tidak hanya menjadi ruang usaha, tetapi juga aset investasi strategis dengan potensi apresiasi nilai yang tinggi di masa depan.

Momentum serah terima unit pun tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan bertransformasi menjadi ajang silaturahmi eksklusif yang mempertemukan para pemilik properti, pelaku bisnis, hingga investor di kawasan Jababeka. Melalui kegiatan ini, Jababeka secara aktif membangun platform networking yang organik, menghadirkan ruang interaksi bagi para pebisnis untuk saling terhubung, bertukar ide, serta menjajaki peluang kolaborasi dalam ekosistem bisnis yang dinamis dan berkembang.

“Acara ini menjadi momentum strategis yang mempertemukan para pelaku usaha, pemilik properti, serta investor di kawasan Jababeka sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia. Momentum ini tidak hanya memperkuat jejaring, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan dan bernilai tambah. Jababeka hadir bukan sekadar sebagai penyedia properti, melainkan sebagai ekosistem terintegrasi yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi bisnis secara optimal” Tutup Ivonne 

ARE YOU INTERESTED

IT'S TIME TO DISCOVER

THE POTENTIAL

FIND US

ADDRESS:

Marketing Gallery :
Mayfair Building,
JL. WAHIDIN SUDIROHUSODO, KAV. OASIS BLOK E, KOTA JABABEKA, KEL. SERTAJAYA KEC. CIKARANG TIMUR – BEKASI 17550

Phone:

Marketing Gallery :
+62 21 893 4570

+62 21 893 4580 

Whatsapp :

+62 818-0801-8801

E-mail:

info@jababekaresidence.com

download Jababeka residence application

Dapatkan informasi terbaru mengenai produk-produk Jababeka Residence, mulai dari rumah, ruko, apartemen hingga business loft dengan harga terjangkau.

ENQUIRE

    © 2026 PT Graha BUana Cikarang. All rights reserved.